MENJADI MANUSIA TRANSISI

Kakek moyang Alex Haley dijuluki George Si Ayam Jago ( Chicken George ) adalah seorang budak belian di tahun – tahun menjelang pecahnya perang saudara di Amerika tempo dulu . Ia mendapat julukan demikian karena melatih ayam aduan milik majikannya dan menjadi terkenal berkat ketrampilannya tersebut . Suatu waktu majikannya menjual sebagian ayamnya kepada seorang penggemar adu ayam bangsa Inggris, yang ingin agar binatang peliharaannyapun sering menang bertanding . Sang majikan lalu menawarkan kebebasan kepada Chicken George bila ia mau pergi ke Inggris umtuk melatih ayam – ayam milik si Tuan Inggris itu . Chicken George menerima tawaran tersebut . Perjanjianpun dibuat, dan surat – surat pembebasannya sebagai budak dipersiapkan dan disimpan baik – baik untuk diserahkan setelah George pulang dari Inggris .
Masa tinggal Chicken George di Inggris diperpanjang sampai lima tahun . Ia begitu berhasil menunaikan tugasnya , sehingga sang majikan Inggris itu menghadiahinya banyak uang di samping karcis kapal untuk pulang ke Amerika . Syahdan sekembalinya ia ke perkebunan tempatnya bekerja dulu . George mendapatkan bahwa seluruh anggota keluarganya telah terjual sebagai budak belian . Dan meskipun ia berhasil menjumpai mereka, Chicken George harus pergi lagi meninggalkan perkebunan itu karena masih berlakunya undang – undang yang akan menyeretnya menjadi budak kembali apabila ia tinggal di situ .
Perang saudarapun meletus dan berakhir, keluarga Chicken George dibebaskan . Tetapi ternyata hanya tubuh mereka yang bebas , sedangkan pikiran mereka masih tetap sebagai budak . Mereka tidak punya ketrampilan kerja apapun dan kehidupan mereka cuma sedikit lebih baik dibanding sebelumnya . Chicken George berhasil menemukan mereka lagi, dan lalu mengajak hijrah ke arah barat menuju wilayah Tennessee di mana ia telah memiliki sebidang tanah umtuk perkebunan . Di sana ia mengajar mereka tentang warisan budaya dari mana mereka berasal, dan mendorong agar mereka berusaha merubah hidupnya menjadi lebih baik . Namun tampaknya sedikit dari ajarannya yang berhasil .
Anak lelaki George dilatih sebagai pandai besi . Ia mencoba membuka toko di kota baru tersebut, tetapi penduduk kota itu tidak suka ia menetap di sana karena berkulit hitam . Ia merasa sedih dan nyaris putus asa . Bagaimana mungkin ia bisa memperbaiki kehidupannya, kalau masyarakat tidak memperbolehkannya tinggal bersama mereka ? Maka kemudian ia merubah gerobaknya menjadi toko berjalan, dan mulai berkeliling melayani para pelanggannya . Tak berapa lama kemudian orang – orang kulit putihpun mulai membutuhkan layanannya, berhubung ia memang sangat terampil . Dengan demikian sebuah lingkaran setan telah berakhir .

By
Arethere’s

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: